Search This Blog

Tuesday, January 10, 2017

contoh soal mikrobiologi lingkungan pada air laut


Soal Mikrobiologi Lingkungan
Mikrobiologi Pada Air Laut
I.     Pilihlah jawaban yang paling tepat
1.      Untuk mengembalikan tatanan lingkungan yang tercemar khususnya di lautan dengan memanfaatkan mikroorganisme disebut dengan teknologi ..
a.         Biomolekul
b.         Biodiesel
c.         Biokimia
d.        Bioremediasi
e.         Biologi

2.    Bakteri jenis  apakah yang dimanfaaatkan dalam bioremediasi
a.         Eubakteria
b.         Cyanobakteria
c.         Archaebakteria
d.         Pythophora sp
e.         Rhizopus sp

3.    Bioremediasi didefinisikan sebagai teknologi yang menggunakan mikroba untuk mengolah (cleaning) hidrokarbon minyak bumi dari kontaminan melalui mekanisme ...
a.         biodegradasi alamiah (intrinsic bioremediation)
b.         pendaur ulangan hidrokarbon minyak bumi
c.         penanggulangan bioremediasi
d.        penaburan bakteri
e.         semua jawaban salah

4.    BTX merupakan singkatan dari
a.         Benzene, tulen, xylena
b.        Benzene, Toluene, dan Xylena
c.         Benzene, toluena dan xylena
d.        Boron, toluene dan xylena
e.         Semua jawaban salah

5.    Pseudomonas aeruginosa mampu menggunakan lebih dari ....  macam organik sebagai sumber karbon dan sumber energi
a.         23
b.         20
c.         25
d.        75
e.         100

6.    P.aeruginosa tumbuh dengan optimal pada suhu 37ºC dan bertahan hidup pada suhu berkisar dari...
a.         10 ºC  sampai 45 ºC 
b.         12 ºC  sampai 40 ºC 
c.         0 ºC  sampai 45 ºC 
d.        30 ºC  sampai 70 ºC 
e.         40 ºC  sampai 45 ºC 

7.    BTX merupakan komponen senyawa hidrokarbon aromatik yang terkandung dalam minyak bumi BTX bersifat ....
a.         Berbahaya, berbau dan beracun
b.         Berbau, beracun dan menyengat
c.         Wangi, memabukan dan beracun
d.        rekalsitran dan mutagenik
e.         beracun dan mutagenic

8.    Peremajaan isolat bakteri Pseudomonas aeruginosa dilakukan pada media .....
a.         Padat
b.         Lembek
c.         Keras
d.        Cair
e.         Agar

9.    TPH(total Petroleum Hidrokarbon) keberadaannya dalam limbah minyak bumi harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Nilai TPH pada baku mutu air laut daerah pelabuhan ditentukan dibawah ..
a.         1 mg/liter atau 1 ppm.
b.         2 mg/liter atau 2 ppm.
c.         3 mg/liter atau 3 ppm.
d.        4 mg/liter atau 4 ppm.
e.         5 mg/liter atau 5 ppm

10.              Reverse osmosis (Osmosis balik) adalah sebuah istilah teknologi yang berasal dari osmosis. Osmosis adalah sebuah fenomena alam dalam sel hidup di mana molekul "solvent" (biasanya air) akan mengalir dari daerah ...
a.    daerah berkonsentrasi rendah ke daerah Berkonsentrasi tinggi melalui sebuah membran semipermeabel.
b.    daerah berkonsentrasi rendah ke daerah Berkonsentrasi tinggi melalui sebuah membran sekat
c.    daerah berkonsentrasi rendah ke daerah Berkonsentrasi tinggi
d.   daerah berkonsentrasi tinggi ke daerah Berkonsentrasi rendah melalui sebuah membran semipermeabel.
e.    daerah berkonsentrasi rendah ke daerah Berkonsentrasi tinggi melalui sebuah membran.

11.              Dalam suatu Proses Desalinasi Air Laut dengan membran  Reverse Osmosis/Filtrasi terdapat dua unit penyaringan yaitu...
a.         unit pengolahan awal dan unit osmosa balik
b.         unit pengolahan first dan end
c.         unit pengolahan pertama dan terakhir
d.        unit pengolahan pembuka dan penutup
e.         unit pengolahan star dan finishing

12.              Desalinasi  merupakan suatu teknologi yang dikembangkan dalam pengolahan ...
a.         Pengolahan limbah
b.         Pengolahan sampah
c.         Pengolahan makanan
d.        Pengolahan bakteri
e.         pengolahan air

13.              Semakin tinggi konsentrasi cemaran minyak bumi maka akan memperlama waktu biodegradasi .....
a.         BBB dan BTX
b.         BTX dan Benzene
c.         TPH dan BTX
d.        TPH dan BBB
e.         Semua jawaban benar

14.              Hasil yang terbaik untuk persen biodegradasi TPH dan BTX adalah bioreaktor dengan penambahan Pseudomonas aeruginosa 3% (v/v), media teraerasi dan konsentrasi cemaran minyak bumi 1000ppm dengan hasil biodegradasi TPH 100% dalam waktu ...
a.         14 hari
b.         12 hari
c.         20 hari
d.        21 hari
e.         5 hari

15.              Kelemahan yang sering didapat pada pengolahan air menggunakan metode reverse osmosis adalah sering terjadinya penyumbatan (fouling/clogging) karena bahan – bahan tertentu pada permukaan membran seperti membran berkerak karena pengendapan garam terlarut dalam air karena konsentrasi air cukup pekat dan batas kelarutan terlampaui. Kerak dapat berupa ....
a.         kalsium karbonat atau sulfat,silika, dan kalsium klorida
b.         kalsium karbonat atau sufat silikat, dan natrium klorida
c.         kalsium karbonat atau sulfat,silika, dan asam sulfat
d.        natrium klorida dan kalsium klorida
e.         magnesium klorida dan kalsium klorida



I.     Jawablah pertanyaan dengan memilih salah satu jawaban dengan benar
A. Jika (1), (2), dan (3) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (4) benar
D. Jika (4) saja benar
E. Jika semuanya benar.

1.    Berikut ini adalah cara penanganan lingkungan yang tercemar minyak bumi adalah…
1.         Fisika                                                   3. Biologi
2.         Kimia                                                  4. Statistika
Jawaban : A

2. Beberapa cara meningkatkan biodegradasi alamiah ialah dengan menambahkan…
     1. donor electron                                        3. Mikroba
     2. nutrient                                                   4. Akseptor electron
Jawaban : E

3.    Pernyataan berikut yang tidak benar tentang Pseudomonas aegurosa adalah…
1.         Tumbuh dengan optimal pada suhu 37 oC
2.         Tumbuh pada pH media antara 6,0 sampai 9,0
3.         Dapat tumbuh pada air garam hingga salinitas 50%
4.         Mampu bertahan hidup hingga suhu 50 oC dalam air garam dan distilat
Jawaban : D

4.    Media yang digunakan untuk peremejaan isolat bakteri Pseudomonas aeruginosa adalah…
1.         Padat                                                   3. Semi padat
2.         Semi cair                                             4. Cair
Jawaban : D

5.    Di bawah ini senyawa aromatik dalam jumlah kecil dalam hidrokarbon, namun pengaruhnya sangat besar terhadap pencemaran perairan adalah…
1.         Xylena                                                 3. Toluene
2.         Benzene                                              4. Indola
Jawaban : A
6.    Penggunaan lebih dari 75 macam organic oleh Pseudomonas aeruginosa ialah sebagai…
1.    Sumber karbon                                      3. Sumber energi
2.    Sumber mineral                                      4. Sumber Pakan
Jawaban : B

7.    Beberapa sifat dari remediasi Fisika dan Kimia adalah…
1.         Jangka Panjang                                   3. Jangka menengah
2.         Tidak tentu                                          4. Jangka pendek
Jawaban : C

8.    Dibawah ini kemampuan bakteri Pseudomonas aeruginosa ialah…
1.    mampu menggunakan respirasi aerobik (dengan oksigen) dan anaerob pada nitrat atau akseptor elektron alternatif lainnya
2.    dapat mendegradasi hidrokarbon polisiklik aromatik seperti toluene
3.    mampu tumbuh pada nutrien dalam jumlah sedikit
4.    mampu menggunakan lebih dari 75 macam organic
Jawaban :E

9.    Pernyataan yang benar tentang peremajaan isolat Bakteri Pseudomonas aeruginosa dan pembuatan starter adalah…
1.    Bakteri dalam media agar miring diinokulasikan ke dalam labu erlenmeyer 250 ml yang berisi 100 ml media cair
2.    dilakukan analisa populasi bakteri serta membuat kurva pertumbuhan bakteri
3.    media agar miring di inkubasi pada suhu 30°C
4.    pada saat bakteri mencapai phase log, bakteri dibudidayakan pada media air laut buatan
Jawaban :  E

10.              Variabel konsentrasi kontaminan minyak bumi yang digunakan dalam proses bioremediasi dalam penelitian ini adalah…
1.         500 ppm                                                          3. 2000 ppm
2.         1000 ppm                                                        4. 1500 ppm
Jawaban : C

11.              Sifat dari BTX (Benzene, Toluene, dan Xylene) adalah…
1.         Karsinogen                                          3. Toksik
2.         Rekalsitran                                          4. Mutagenik
Jawaban : C

12.              Baku mutu air laut TPH (Total Petroleum Hidrokarbon) di daerah pelabuhan yang di perbolehkan ialah…
1.         5 mg/l                                                  3. 5 ppm
2.         1 mg/l                                                  4. 1 ppm
Jawaban : B

13.              Semakin besar prosentase Pseudomonas aeruginosa yang ditambahkan dalam proses bioremediasi air laut, maka …
1.         akan menurunkan persen biodegradasi TPH
2.         akan meningkatkan persen biodegradasi TPH
3.         memperlambat degradasi BTX
4.         mempercepat degradasi BTX
Jawaban : C

14.              Perlakuan media aerasi pada degradasi TPH (Total Petroleum Hydrocarbon) akan menghasilkan…
1.         Persen biodegradasi yang rendah                   3. Persen biodegradasi yang konstan
2.         Tidak terjadi perubahan                                  4. Persen biodegradasi yang tinggi
Jawaban : D

15.              Penambahan bakteri Pseudomonas aeruginosa yang menunjukkan hasil terbaik adalah…
1.         0%                                                                   3. 1%
2.         2%                                                                   4. 3%
Jawaban : D

II.      Essay

1.    Apa yang dimaksud dengan desalinasi ? Sebutkan macam teknologi desalinasi!  Jelaskan perbedannya !
2.    Jelaskan  kelebihan dan kekurangan dari proses reverse osmosis ?
3.    Apa yang dimaksud dengan bioremediasi? Bakteri apa yang dapat digunakan sebagai pengurai hidrokarbon minyak bumi? Sebutkan ciri-ciri bakteri tersebut !
Jawaban :
1.    Desalinasi merupakan proses untuk mendapatkan air dengan kemurnian tinggi atau untuk memperoleh air bersih dari air yang memiliki kadar garam tinggi, seperti air laut.
Ada beberapa teknologi dalam proses desalinasi, yakni proses distilasi atau penguapan, dan teknologi proses dengan menggunakan membrane atau filtrasi.
Proses desalinasi dengan cara distilasi adalah metode pemisahan dengan cara memanaskan air laut untuk menghasilkan uap air, yang selanjutnya dikondensasi untuk menghasilkan air bersih.. Sedangkan pada proses dengan cara membrane adalah pemisahan air laut dengan air tawar dengan cara pemberian tekanan dan menggunakan membran reserve osmosis atau dengan cara elektrodialisa.

2.    Beberapa keunggulan pengolahan air dengan metode reverse osmosis adalah sebagai berikut :
a.    Mengurangi kebutuhan laboratorium,
b.    Dapat mencapai pada tekanan tinggi,
c.    Dapat mengurangi kandungan garam, karbonat, total hardness, sulfat, dannitrat dari air umpan. Zat-zat yang tidak terlarut dalam air juga dipisahkan seperti koloid dan bakteri.
d.   Untuk umpan padatan total terlarut di bawah 400 ppm, osmosis balik merupakan perlakuan yang murah.
e.    Untuk umpan padatan total terlarut di atas 400 ppm, dengan penurunan padatan total terlarut 10% semula, osmosis balik sangat menguntungkandibanding dengan deionisasi.
f.     Untuk umpan berapapun konsentrasi padatan total terlarut, disertai kandungan organic lebih daripada 15 g/liter, osmosis balik sangat baik untuk praperlakuan deionisasi.
g.    Osmosis balik sedikit berhubungan dengan bahan kimia, sehingga lebih praktis.

Kelemahan yang sering didapat pada pengolahan air menggunakan metode reverse osmosis adalah sering terjadinya penyumbatan (fouling/clogging) karena bahan – bahan tertentu pada permukaan membran seperti membran berkerak karena pengendapan garam terlarut dalam air karena konsentrasi air cukup pekat dan batas kelarutan terlampaui. Kerak dapat berupa kalsium karbonat atau sulfat,silika, dan kalsium klorida, dan perawatannya lebih mahal dibandingkan dengan pengolahan secara konvensional. Selain itu air umpan harus diolah terlebih dahulu untuk menghilangkan partikulat-partikulat, Operasi RO membutuhkan material dan alat dengan kualitas standar yang tinggi, serta terdapat kemungkinan terjadi pertumbuhan bakteri pada membran itu sendiri.
3.    Bioremediasi didefinisikan sebagai teknologi yang menggunakan mikroba untuk mengolah (cleaning) hidrokarbon minyak bumi dari kontaminan melalui mekanisme biodegradasi alamiah (intrinsic bioremediation) atau meningkatkan mekanisme biodegradasi alamiah dengan menambahkan mikroba, nutrien, donor elektron dan atau akseptor elektron (enhanced bioremediation) . 
Pseudomonas aeruginosa mampu menggunakan lebih dari 75 macam organik sebagai sumber karbon dan sumber energi, mampu menggunakan respirasi aerobik (dengan oksigen) dan anaerob pada nitrat atau akseptor elektron alternatif lainnya juga mampu tumbuh pada nutrien dalam jumlah sedikit. Pseudomonas aeruginosa dapat mendegradasi hidrokarbon polisiklik aromatik seperti toluena, bentuk sederhana dari methylbenzene, melalui oksidasi dari kelompok metil aldehida, alkohol, dan asam, yang kemudian diubah menjadi katekol. P.aeruginosa tumbuh dengan optimal pada suhu 37ºC dan bertahan hidup pada suhu berkisar dari 10 ºC  sampai 45 ºC  dalam  air garam dan air distilat, serta pada pH media antara 6,0-9,0.Pseudomonas aeruginosa dapat tumbuh pada air garam hingga salinitas 50%.


No comments:

Post a Comment